Home » Trip » Secangkir Kopi Arabica Gayo

Secangkir Kopi Arabica Gayo

Aceh, siapa yang tak kenal dengan provinsi aceh. Aceh dikenal dengan julukan Serambi Mekkah, karena adat isitiadat dan budaya yang dianut. Penerapan syariat islam yang kental di aceh, membuatnya menjadi provinsi yang unik dan di segani . Selain itu juga aceh dikenal di Indonesia, Asia bahkan macanegara karena kopinya. Salah satu kopi terbaik di dunia ada di sini.

Bagi pecinta kopi sebutan “gayo” pasti sudah terbayang akan aroma dan nikmatnya secangkir kopi, ya kopi gayo. Kopi Gayo yang memang merupakan kopi yang hanya tumbuh di aceh tepatnya di dataran tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Proses alami dan ekosistem yang didominasi udara yang dingin membuatnya tumbuh dengan baik dan menghasilkan biji khas daerah gayo. Kopi Gayo memiliki citarasa yang khas dan kadang bervarietas, membuat penikmat kopi selalu penasaran dan ingin mencoba.

Ketika saya berkunjung ke salah satu kedai kopi aceh yang menyediakan kopi arabica gayo, mereka menawarkan kopi ini dan saya katakan ” saya belum makan bang” pelayan itu mengatakan “kopi kita aman bg, aman walau belum makan bisa dinikmati”. Salah satunya karena tingkat keasaman kopi ini. Menurut penelitian keasaman kopi arabika 0,8 – 1,4%, makanya bisa kita nikmati pada pagi hari, tapi alangkah baiknya di temani dengan sepiring roti ataupun cemilan biar lebih nikmat hmm.

Harga dari segelas kopi gayo bervariasi, lumayan lah tapi tidak sebanding dengan harganya, Kisaran 20 ribu hingga 35 ribu rupiah. Itu juga tergantung cara penyajiannya.

Kalo anda berkunjung ke Pekanbaru provinsi Riau, khusus bagi anda pecinta Arabica. Saya rekomendasikan untuk berkunjung ke Kopi Aceh yang beralamat jalan Paus Ujung. Kalo anda tidak tahu alamatnya anda bisa pake google map, ataupun Unicorn nya Indonesia untuk menuju kesana. Ya yang katanya sih sangat menguntungkan pemerintah, ah saya kurang paham soal ini, kembali ke topik. Ya anda bisa memakai jasa OJOL (ojek Online), Grab, maupun tranportasi lain. Kedai Kopi Aceh bisa memakan waktu lima belas menit dari bandara Sultas Syarief Kasim Pekanbaru.

Apakah ada tempat lain untuk menikmati Kopi Arabica selain di tempat ini, menurut saya di Kedai Kopi Aceh ini lah yang paling lengkap kalo masalah kopi Arabica di daerah Pekanbaru.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *